Rabu, 04 April 2012

gerimis tak lagi romantis

Ku susuri jalan gelap ini,  bersama gerimis yang serentak turunnya dengan air mata ku. Tak habis ku fikirkan semua ini terjadi. Tak ku sangka, aku tak mampu berkata. Ketika semua yang ku ucap hanya sebuah kesalahan yang mampu untuk selalu kau bantah. Aku memutuskan mungkin lebih baik aku diam. Akukah atau engkaukah yang sebenarnya bersalah?? Aku tak pernah tau itu. Biarlah..biarlah aku yang terlihat bersalah. Biarlah aku yang terlihat tak pernah perduli, dan biarlah aku yang menangis, percuma bila ku berkata, jika setiap perkataanku tak pernah mampu kau terima dan kau rasa. Mungkin hatimu tak mampu lagi membaca hatiku. Kepedihan hati ini membuat gerimis ini tak lagi romantis..

Senin, 02 April 2012

Bongkahan Rasa

Sebongkah rasa dan rindu dihatiku.
Semoga saja
Yaahh,  semoga saja engkau mengerti rindu ini.
Semoga kau mengerti sepi ini.
Rinduku tertahan di sudut sepi,
rinduku terpojok di sudut sunyi.
Yaahh,,sunyi.

Meski aku telah riuhkan suasana di sekitar
dengan semua suara yang ada,
tapi tetap saja, masih sunyi dan sepi yang kurasa.
Tak pernah kurasakan sebelumnya,
tapi kini, aku seakan dipaksa oleh keadaan untuk merasakan semua ini.
Yaahh, mungkin memang aku harus terbiasa.
 
Pecinta yang Diam Blogger Template by Ipietoon Blogger Template